IHSG Melemah ke Level 7.542, Ini Penyebabnya

21 April 2026 13:11

Jakarta: Pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 0,68 persen ke level 7.542 pada perdagangan pagi ini, Selasa, 21 April 2026. Hal ini tidak terlepas dari sentimen global yang kian memanas hingga rilis terbaru sikap Morgan Stanley Capital International (MSCI). 

IHSG masih melanjutkan pelemahan sejak penutupan perdagangan Senin kemarin, 20 April 2026. Terdapat tiga faktor utama yang turut memengaruhi pergerakan pasar saham Indonesia, di antaranya kondisi geopolitik Timur Tengah yang belum stabil dan pergerakan nilai tukar rupiah.  Selain itu, kondisi ini juga diperparah oleh sikap MSCI yang membekukan rebalancing saham Indonesia. 

Analis Pasar Modal Nafan Aji Gusta menilai, bahwa IHSG masih berpotensi mengalami koreksi apabila ketiga faktor tersebut terus berlangsung. Ia juga menyebut bahwa langkah Amerika Serikat (AS) dalam memblokade Selat Hormuz turut meningkatkan ketidakpastian terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah.

 

Baca Juga: IHSG Dibuka Turun ke Level 7.560 Selasa Pagi


Meski sikap MSCI turut memberikan tekanan bagi pasar modal Indonesia, Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana menilai, langkah tersebut telah berjalan baik untuk menuju standar global. 

241 saham melemah


Mengacu data RTI, sebanyak 241 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 317 saham lainnya menguat dan 175 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp3,117 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 8,702 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp13.438,283 triliun.

Sementara itu, riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, Wall Street ditutup merah, dengan S&P500 dan Nasdaq kembali kompak mencatatkan pelemahan dengan penurunan masing-masing sebesar 0,24 persen dan 0,26 persen. Dow Jones ditutup melemah sebesar 0,01 persen.

Market profit taking seiring penguatan terjadi di pekan lalu, disamping itu kekhawatiran ketegangan di Timur Tengah masih belum menemukan kesepakatan.



(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)