Dukung Perbaikan Tata Kelola MBG, Purbaya Kerahkan DJPb Pantau SPPG

9 September 2026 14:28

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menginstruksikan pegawainya dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) untuk memonitor langsung implementasi anggaran negara di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah pengawasan ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung perbaikan tata kelola SPPG di setiap daerah. 

"Kami membantu monitoring pelaksanaan implementasinya itu. Jadi saya kerahkan orang Dirjen Perbendaharaan di seluruh Indonesia untuk memonitor secara berkala SPPG yang ada di setiap daerah Indonesia. Itu akan menjadi tambahan tentang pelaksanaan program itu," ujar Purbaya, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Rabu, 9 September 2026.

Langkah ini juga sekaligus mendukung target penghematan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Diharapkan implementasi penghematan anggara MBG bisa di bawah Rp200 triliun pada tahun ini.

"Tahun ini kan tadinya anggarannya Rp330 triliun, lalu turun ke Rp270 triliun, lalu ke Rp240 triliun dan saya pikir tahun ini implementasinya akan di bawah Rp200 triliun. Mungkin dugaan saya kalau dia menjalankan kebijakannya dengan pas seperti yang dia asumsikan. Jadi anggaran MBG implementasinya semakin terkendali dan semakin baik. Ya kita harapkan ke depan akan baik juga dari segi keuangan," tegas Purbaya. 

Purbaya juga menyampaikan, upaya pengawasan ini dilakukan untuk perbaikan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) ke depannya. Terutama memperbaiki tata kelola SPPG.

"Nanti kalau ada yang ngacau-ngacau ya kita kasih masukan ke BGN bahwa di satu tempat SPPG melakukan kesalahan dan kalau enggak didengar ya kita kurangin anggarannya otomatis," tegasnya. 

Sementara itu, BGN memastikan alokasi anggaran 2027 sebesar Rp240,2 triliun sanggup memenuhi target Program MBG bagi 72,4 juta penerima manfaat. Penerima manfaat mencakup anak sekolah usia PAUD hingga SMA serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

"Anggaran tersebut terdiri atas program pemenuhan gizi nasional Rp232,8 triliun (96,95 persen) dan dukungan manajemen Rp7,32 triliun (3,05 persen). Kami terus berusaha untuk terus bekerja dengan tim, dengan dukungan moral Komisi IX kami akan terus memperbaiki tata kelola Program MBG ini guna mencapai target pemenuhan gizi nasional," kata Kepala BGN Sudaryono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR, dilansir Antara, Kamis, 3 September 2026.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X