Cony Brilliana • 13 January 2026 09:06
Jakarta: Kawasan depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, kembali menjadi perhatian terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar. Meski telah dilakukan penertiban dan penjagaan rutin oleh Satpol PP, praktik berdagang di atas trotoar masih kerap terjadi dengan pola kucing-kucingan.
Pantauan di lokasi pada Senin, 12 Januari 2026 menunjukkan kondisi trotoar relatif lebih lengang pada jam-jam tertentu. Namun, saat pengawasan petugas mengendur, sejumlah PKL kembali memanfaatkan ruang pejalan kaki untuk berjualan, terutama pada siang hingga menjelang sore hari.
PKL di kawasan depan RSCM mengakui adanya penjagaan rutin dari Satpol PP. Penertiban dilakukan pada jam-jam tertentu untuk mengosongkan trotoar dari aktivitas berdagang dan parkir liar.
“Di rumah ya, anak-anak, butuh jajan, butuh masak,” ungkap salah satu pedagang kaki lima yang berdagang di kawasan depan RSCM tersebut kepada jurnalis MetroTVNews.com.
Para pedagang menyebut tekanan ekonomi menjadi alasan utama mereka tetap berjualan meski mengetahui risiko penertiban. Mereka juga menanggapi keluhan kemacetan di kawasan tersebut dengan sudut pandang berbeda, yang menurut mereka bukan semata akibat aktivitas berdagang di trotoar.
“Serba salah dagang disini, ntar pengunjung komen kalau gaada mau gimana kita, karena kalau di dalam sepiring, disini bisa tiga piring,” ujar pedagang lainnya yang berjualan di kawasan itu.