APBN Defisit Rp319 Triliun per September 2026, Suahasil: Masih On Track

9 October 2026 12:32

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyebut defisit APBN per September 2026 mencapai Rp319 triliun atau 1,24 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Meskipun defisit, Suahasil memastikan APBN 2026 masih di jalur yang tepat.

"Jadi ini tetap on track ya. Kita menuju pelaksanaan APBN yang memang dari awal sejak ditetapkan didesain untuk defisit," ujar Suahasil, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Jumat, 9 Oktober 2026.

Suahasil menegaskan defisit APBN per September 2026 masih sesuai dengan desain anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Suahasil memproyeksikan defisit APBN sebesar 2,8 persen terhadap PDB hingga akhir 2026.

"Nah, defisitnya kalau bulan lalu, kalau ingat data bulan lalu bisa dilihat lagi, defisitnya 0,9 persen. Kalau untuk per September 2026, defisitnya saat ini 1,2 persen dari PDB. Nanti kita akan menuju defisit sebesar 2,8 persen terhadap PDB pada akhir 2026," katanya.
 



Sementara itu, Suahasil menyampaikan pendapatan negara per September 2026 tercatat Rp2.341,5 triliun atau setara dengan 74,2 persen dari target. Angka tersebut tumbuh 25,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga mencatatkan belanja negara sebesar Rp2.660,5 triliun atau setara dengan 69,2 persen dari pagu APBN per September 2026. Realisasi belanja tersebut tumbuh sebesar 19 persen secara tahunan. 

"Belanja negaranya Rp2.660,5 triliun atau setara dengan 69,2 persen dari pagu dan tumbuh 19 persen," kata Suahasil

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X