Muhammad Adyatma Damardjati • 30 July 2026 21:34
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan SDN Cipete Utara 01 akan segera diselesaikan setelah sempat terbengkalai hampir satu tahun. Pramono mengungkapkan bahwa kendala utama proyek tersebut adalah perubahan konsep pembangunan yang semula direncanakan sebagai gedung sekolah empat lantai, kemudian berubah menjadi gedung mixed-use setinggi 20 lantai.
"Problem utama di SDN 1 Cipete adalah ketika di awal perencanaannya untuk SD dengan tingkat 4 tingkat. Kemudian dalam perjalanan berubah menjadi mixed-use, dibangun ke atas kurang lebih menjadi 20 tingkat. Dan dalam perjalanan maju-mundur, maju-mundur, dan nggak jadi, sehingga ada pembangunan yang terbengkalai," jelas Pramono, Kamis, 30 Juli 2026.
Pramono mengaku telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan jajaran terkait untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Ia menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah menyelesaikan pembangunan gedung sekolah agar dapat segera digunakan oleh siswa.
"Saya minta untuk segera diselesaikan untuk SD-nya dulu. Untuk urusan
mixed-use berikutnya. Tetapi yang paling penting SD-nya segera selesai dan segera bisa digunakan," ujarnya.
Proyek yang semula direncanakan rampung dalam enam bulan ini menjadi molor akibat pergantian kontraktor di tengah jalan dan memaksa siswa mengungsi ke sekolah lain sejauh 1,6 kilometer.
Pramono belum memberikan kepastian tanggal penyelesaian final, tetapi memastikan bahwa proses saat ini sedang dimatangkan.
"Mengenai kapannya, nanti saya jawab kalau sudah finalisasi untuk itu," pungkasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya
Pemprov DKI dalam memastikan kualitas pendidikan di ibu kota melalui penyediaan fasilitas sekolah yang layak dan aman bagi para siswa.
Foto: sekolah.data.kemendikdasmen.go.id