Jakarta: Perayaan Idulfitri di sejumlah daerah di Indonesia tidak berhenti pada hari pertama Lebaran. Di Kota Palu, Sulawesi Tengah, masyarakat masih melanjutkan tradisi khas yang dikenal dengan Lebaran Mandura, sebagai bentuk mempererat hubungan sosial pasca-Ramadan.
Apa Itu Lebaran Mandura?
Lebaran Mandura merupakan tradisi yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Palu setelah Idulfitri. Tradisi ini menjadi momen berkumpulnya keluarga, kerabat, dan warga untuk menjaga kebersamaan serta memperkuat tali silaturahmi.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat saling berkunjung dari rumah ke rumah sambil membawa berbagai hidangan khas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang makan bersama, tetapi juga sarana untuk berinteraksi dan mempererat hubungan antarwarga.
Selain itu,
Lebaran Mandura dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menjadi ciri khas yang selalu mewarnai tradisi ini.
Lebih dari sekadar perayaan, Lebaran Mandura juga mencerminkan nilai gotong royong dan kebersamaan yang telah lama dijaga oleh masyarakat setempat. Tradisi ini menunjukkan bahwa makna Lebaran tidak hanya terletak pada perayaan hari raya, tetapi juga pada upaya menjaga hubungan sosial dan solidaritas di tengah masyarakat.
Keberadaan tradisi seperti Lebaran Mandura turut memperkaya ragam budaya Lebaran di Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Adrian Bachtiar)