Kehadiran DSI Diharapkan Optimalkan Pengelolaan Kekayaan Alam Negara

28 August 2026 09:34

Kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjadi langkah strategis yang dilakukan pemerintah untuk mengoptimalkan pengelolaan kekayaan alam nasional. 

Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah kalangan. Mulai dari organisasi usaha ekspor impor, civitas intelektual dari berbagai universitas di Sumatra Selatan (Sumsel), aktivis hingga tokoh masyarakat Sumsel dalam acara diskusi Ruang Publik Nagara Institute bertemakan PT DSI dan Misi Menutup Celah Kebocoran Kekayaan Negara.

Dalam diskusi yang juga dihadiri oleh perwakilan Danantara, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), serta instansi pemerintahan daerah, PT DSI diharapkan benar-benar bisa mencegah kebocoran pendapatan negara melalui praktik curang ekspor under invoicing serta transfer pricing yang selama ini merugikan negara. 



"Perbaikan tata kelola itu nanti kan dengan membangun digital platform, itu kan teknologi dan menggunakan data. Sehingga dengan teknologi dan data ini kan ada kredibilitas nanti, bisa ada transparansi, ada traceability," kata Managing Direktor Bisnis 3 DAM Febrianty Eddy, dalam program Headline News Metro TV, Jumat, 28 Agustus 2026.

Sementara itu, Peneliti Nagara Institute Edi Swandono meminta PT DSI tidak hanya fokus terkait permasalahan under invoicing dan transfer pricing saja. Melainkan juga mempertimbangkan hal yang lebih kompleks di lapangan, termasuk dampak lingkungan hingga dengan pemberian insentif untuk perbaikan lingkungan.

"Pemerintah seharusnya lebih mencermati dampak dari ekspor itu sendiri. Bukan hanya under invoicing sama transfer pricing. Yes itu merupakan poin penting, tapi dari impact value-nya itu pemerintah harus peduli begitu," kata Edi.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X