18 September 2026 15:34
Prajurit Komando Operasi (Koops) Habema di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III berhasil mengevakuasi jenazah almarhum Aris Sanda yang meninggal secara tragis akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Proses evakuasi menggunakan dua helikopter milik TNI Angkutan Udara (AU).
Kedua helikopter milik TNI AU itu juga berhasil menjemput Sinta Bilolo, istri Aris Sanda yang mengabdi sebagai guru di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Dia dijemput bersama dua orang pendampingnya yang berprofesi sebagai guru.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyebut, jenazah almarhum beserta istrinya akan diterbangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.
"Beliau kami bawa menuju Kenyam. Lalu diterbangkan ke Wamena menggunakan pesawat Caravan bersama dua orang pendamping, hingga akhirnya kami mengantarkan langsung menuju rumah duka," ujar Lucky, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 18 September 2026.