Pemerintah Mulai Evakuasi WNI dari Iran Melalui Azerbaijan

6 March 2026 21:31

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sebagai langkah konkret, pemerintah telah menyiapkan skema evakuasi bertahap bagi WNI yang berada di Iran.

Rencana evakuasi tersebut mulai dilaksanakan hari ini, Jumat 6 Maret 2026, dengan menargetkan sekitar 32 WNI untuk diberangkatkan pada tahap pertama. Jalur evakuasi yang dipilih pada fase awal ini adalah melalui Azerbaijan.

"Jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan dan ini akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Tehran dan KBRI Azerbaizan," jelas Plt Direktur PWNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah.

Keputusan mengenai jalur dan jadwal evakuasi lanjutan akan dikoordinasikan secara intensif oleh KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan, dengan mempertimbangkan aspek keamanan serta asesmen terbaru dari kantor perwakilan di lapangan.
 

Baca juga: Israel Coba Adu Domba Negara Teluk Lewat Serangan Fasilitas Energi

Berdasarkan catatan Kementerian Luar Negeri, terdapat sekitar 329 WNI yang berdomisili di Iran, di mana mayoritas dari mereka merupakan pelajar atau mahasiswa. Secara lebih luas, total WNI yang tersebar di seluruh kawasan Timur Tengah mencapai lebih dari 519.000 orang.

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan terkini, Kemlu telah membentuk Crisis Response Team (CRT) untuk memantau perkembangan secara real-time, meningkatkan koordinasi intensif dengan seluruh perwakilan Republik Indonesia di kawasan terdampak, serta menyiapkan skema evakuasi bagi WNI di Iran.

Hingga saat ini, Kemlu menyatakan bahwa belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban langsung akibat serangan atau konflik yang terjadi. Meski demikian, sejumlah WNI dilaporkan mengalami kendala perjalanan akibat penutupan ruang udara dan perubahan rute penerbangan internasional di kawasan tersebut.

Bagi WNI yang tertahan di bandara atau dalam perjalanan, perwakilan RI memberikan bantuan berupa akomodasi, konsumsi, serta pendampingan dalam pengaturan jadwal penerbangan lanjutan. Pemerintah terus mengimbau agar WNI di kawasan tersebut tetap waspada dan terus berkomunikasi dengan KBRI terdekat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)