Rela Dorong Sepeda dan Naik Getek Demi Legitnya Durian Rumpin-Gaya Hidup

Wijokongko • 13 September 2026 13:34

Bogor: Berburu kuliner dengan cara biasa tentu sudah biasa. Namun, bagaimana jika legitnya buah durian harus ditebus dengan mengayuh sepeda melewati perbukitan terjal hingga menyeberangi Sungai Cisadane menggunakan getek?

Keseruan ini dijalani sekelompok pesepeda yang rela menempuh rute ekstrem demi memburu durian bergaransi di Kampung Palias, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pesepeda juga menikmati semilirnya angin saat melewati hamparan sawah dengan pemandangan pegunungan nan indah.

Peluh bercucuran mengiringi kayuhan pedal rombongan pesepeda ini. Menuju Kampung Palias di Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, butuh perjuangan ekstra. Rute yang dilalui membelah kontur perbukitan dengan tanjakan curam dan turunan lembah yang menguras tenaga.

Tak jarang, kayuhan sepeda terpaksa terhenti. Beberapa pegowes harus turun dan mendorong sepedanya karena kehabisan tenaga menaklukkan tanjakan terjal.

Tantangan bertambah seru saat para pesepeda harus menyeberangi aliran Sungai Cisadane. Mereka menaiki getek bambu tradisional bersama sepedanya, memanfaatkan momen ini untuk rehat sejenak. Segala lelah akhirnya terbayar lunas setibanya di Kampung Palias. Di sepanjang jalan desa, deretan lapak pedagang durian lokal langsung menyambut kedatangan para pesepeda. Aroma khas durian yang merebak seketika menghapus letih perjalanan.

Pilihan durian di sini sangat melimpah dengan harga yang ramah di kantong. Pembeli bisa tawar-menawar, mulai dari paket hemat Rp100 ribu dapat tiga buah, ukuran sedang seharga Rp50 ribu per buah, hingga durian kualitas super seharga Rp100 ribu. Soal rasa tak perlu ragu. Para pedagang memberikan garansi langsung tukar di tempat jika durian yang dibuka rasanya kurang enak atau hambar. Daging durian yang tebal, legit, dan manis pun menjadi penutup sempurna yang dijamin memuaskan dahaga petualangan para pesepeda.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X