Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Usai Serangan Houthi di Timteng

30 March 2026 15:33

Jakarta: Harga minyak mentah dunia kembali melonjak tajam menyusul keterlibatan Kelompok Houthi di Yaman dalam konflik Timur Tengah (Timteng). Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya guncangan lanjutan di pasar energi global.

Ketegangan semakin memanas usai Kelompok Houthi meluncurkan rudal dan drone. Selain itu, ketegangan juga diperburuk usai Amerika Serikat (AS) menambah pasukannya di kawasan tersebut. 

Hal tersebut menyebabkan harga minyak jenis Ice Brent naik hingga 3,05 persen menjadi USD116/barel dan West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,92 persen menjadi USD 102,5/barel. Kenaikan ini menjadi rekor tertinggi bulanan setelah harga Brent melonjak lebih dari 50 persen sepanjang bulan Maret.
 

Baca Juga: Pengamat: Perlu Percepatan Kendaraan Listrik Antisipasi Harga Minyak

Para pelaku pasar kini lebih waspada lantaran kemampuan rudal Houthi dinilai mampu menjangkau titik-titik strategis lainnya, salah satunya jalur alternatif pengiriman minyak yakni Pelabuhan Yanbu di Arab Saudi. 

Meski upaya diplomatik termasuk pembicaraan damai di Pakistan terus diupayakan, hingga kini konflik antara AS-Israel dan Iran belum menunjukkan tanda-tanda perdamaian. Para pelaku pasar memprediksi situasi ini akan terus menganggu stabilitas pasar global dalam beberapa waktu ke depan. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)