Jakarta adalah kota yang penuh dengan dinamika, energi, dan potensi yang tak terbatas. DKI Jakarta genap berusia 497 tahun pada 22 Juni 2024. Namun, kawasan yang menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) masih memiliki segudang permasalahan yang tak kunjung usai.
Sejumlah masalah harus diatasi secara berkelanjutan. Masalah-masalah tersebut di antaranya kamacetan, polusi udara, banjir, ketersediaan air bersih dan hunian yang layak.
Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah dimulai. Pada 27 November 2024, pemungutan suara serentak digelar di 37 provinsi.
Di Jakarta, sudah ada tiga calon gubernur dan calon wakil gubernur yakni Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, serta calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Tiga calon tersebut sudah menawarkan sejumlah jurus jitu, hingga program-program andalan ditawarkan kepada masyarakat. Misalnya, pasangan calon (paslon) Ridwan Kamil dan Suswono yang menawarkan 70 program andalan.
Selain itu, mereka juga akan membangun
Giant Sea Wall di Jakarta Utara untuk membendung air agar tidak terjadi banjir. Program andalan lainnya adalah rencana membangun apartemen di tengah jalan di atas stasiun. Ini untuk menjawab permasalahan kemacetan di Jakarta.
Sementara program andalan
Pramono Anung-Rano Karno yang ditawarkan ke masyarakat di antaranya memperbaiki transportasi publik karena beberapa transportasi publik masih butuh perbaikan. Pramono Anung dan Rano Karno juga berjanji akan memperbaiki transportasi publik yang dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta.
Pramono Anung-Rano Karno juga berjanji membuat drainase untuk membendung air agar air menyerap lebih cepat. Sehingga, tidak terjadi banjir.
Sementara untuk calon independen yakni
Dharma Pongrekun-Kun Wardana memiliki program utama yakni membuat warga Jakarta lebih aman. Mereka mengatakan visi misi atau program andalannya adalah menyelamatkan jiwa warga Jakarta dan melayani warga Jakarta.