Sekolah di Bekasi Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh hingga 9 September 2026

8 September 2026 13:16

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi memberlakukan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh sekolah di wilayahnya. Kebijakan tanggap darurat ini diambil menyusul terpaparnya kawasan Bekasi oleh sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. 

PJJ dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 8-9 September 2026. Pantauan di lapangan, khususnya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bekasi Jaya V serta Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 yang terletak di Jalan KH Agus Salim, Bekasi Timur, tampak sepi dari aktivitas fisik siswa-siswi. Ruang-ruang kelas kosong setelah Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran resmi terkait pelaksanaan sekolah daring.
 


Kepala Sekolah SDN Bekasi Jaya V, Anwar Sanusi, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebelumnya sempat menggelar kegiatan belajar dan upacara bendera pada Senin kemarin. Namun, menindaklanjuti instruksi terbaru dari dinas pendidikan, sekolah langsung beralih sepenuhnya ke metode pembelajaran jarak jauh.

"Senin kemarin kita masih belajar, cuman sudah melaksanakan kegiatan upacara bendera. Untuk hari ini dan besok sesuai dengan anjuran dan surat edaran dari Dinas Pendidikan, kita PJJ-kan dan pembelajaran daring," ujar Anwar dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Selasa 8 September 2026.

Kebijakan ini diharapkan mampu melindungi kesehatan para peserta didik dari risiko paparan abu vulkanik di ruang terbuka.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X