Mentrans Dorong Pengembangan Kawasan Transmigrasi Lewat Transfer Teknologi

14 October 2026 17:08

Beijing: Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mendorong kerja sama industri berbasis transfer teknologi dan penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi. Hal tersebut disampaikan Iftitah saat mengunjungi Beijing Automotive Industry Company, di Beijing, Tiongkok, pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Iftitah menilai kemajuan industri otomotif Tiongkok ditopang oleh investasi jangka panjang pada riset, permodalan, dan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, Indonesia perlu mempelajari pengalaman ini untuk memperkuat penguasaan teknologi dan daya saing industri dalam negeri. 

Dia menekankan kerja sama dengan investor asing pun harus melampaui investasi modal dengan mendorong transfer teknologi dan keterlibatan tenaga kerja Indonesia dalam proses produksi.  Dirinya berharap kolaborasi ini bisa mendorong kawasan transmigrasi berkembang menjadi pusat industri produktif yang membuka peluang kerja dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. 
 

"Apa yang saya dorong itu sebenarnya bukan membangun pabrik di Indonesia, tapi kemudian diekspansi hanya untuk kepentingan Tiongkok sendiri. Justru harus win-win solutions. Artinya, ya, produknya produk Indonesia. Mereka mendukung dengan teknologinya, transfer teknologinya, mendukung modalnya, tapi karyanya itu harus berorientasi pada karya Indonesia," ujar Iftitah, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, 14 Oktober 2026. 
 
Sementara itu, Iftitah juga melakukan pertemuan dengan diaspora dan mahasiswa Indonesia di Beijing, Tiongkok, untuk membahas penguatan kawasan transmigrasi melalui sektor pendidikan, dan industrialisasi. Selain itu pemanfaatan potensi SDM lulusan luar negeri.

Dalam dialog tersebut, para mahasiswa jenjang S1 hingga S3 menyampaikan berbagai masukan mengenai pemerataan pembangunan. Mereka menekankan pentingnya penyelarasan program prioritas antarinstansi pemerintah guna mencegah timbulnya ketimpangan regional serta tumpang tindih kebijakan.

(Lutfia Azzahra)
 

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X