Cara Mengatasi HP Kemasukan Air agar Tidak Makin Rusak-Melek Teknologi

Wijokongko • 7 October 2026 19:31

Jakarta: Ponsel yang tercebur atau terkena air bisa membuat pemiliknya panik. Namun, tindakan pertama setelah HP kemasukan air justru penting untuk menentukan apakah kerusakan dapat diminimalkan atau semakin parah.

Tidak perlu langsung mencoba menyalakan perangkat. Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi air dan kelembapan pada ponsel.


Segera Matikan HP


Setelah berhasil mengeluarkan HP dari air, segera matikan perangkat. Jangan mencoba menyalakannya untuk memastikan apakah ponsel masih berfungsi. Kondisi perangkat yang masih dialiri listrik ketika terdapat air di dalamnya dapat meningkatkan risiko kerusakan pada komponen.

Lepaskan Komponen yang Bisa Dilepas


Jika memungkinkan, lepaskan kartu SIM dan kartu memori dari HP. Untuk perangkat dengan baterai yang dapat dilepas, baterai juga sebaiknya segera dikeluarkan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan pada komponen yang dapat dilepas. Pada HP dengan baterai tanam, pengguna tidak perlu memaksakan diri membuka bagian belakang perangkat.


Keringkan dengan Kain Lembut


Gunakan kain lembut, tisu, atau lap kacamata untuk menyerap air pada bagian luar HP. Keringkan secara perlahan, terutama di sekitar port, tombol, dan celah perangkat. Hindari mengguncang HP atau meniupnya dengan keras. Cara tersebut berpotensi membuat air berpindah ke bagian lain di dalam perangkat.

Gunakan Silica Gel atau Kipas Angin


Silica gel dapat dimanfaatkan untuk membantu mengurangi kelembapan pada perangkat. HP juga dapat diletakkan di depan kipas angin agar terkena aliran udara selama proses pengeringan. Penggunaan kipas lebih aman dibandingkan memberikan panas secara langsung. Pastikan posisi HP memungkinkan air keluar dari bagian yang terbuka dan tidak terhalang.


Penanganan Jika Air Masuk Speaker


Jika suara speaker terdengar tidak normal setelah terkena air, aplikasi khusus seperti Water Eject atau Speaker Cleaner dapat digunakan. Aplikasi tersebut menghasilkan suara dengan getaran tertentu yang dirancang untuk membantu mengeluarkan air dari speaker. Saat melakukan proses ini, posisikan bagian speaker menghadap ke bawah agar air lebih mudah keluar.

Jangan Gunakan Sumber Panas


Mengeringkan HP dengan hair dryer, oven, atau microwave sebaiknya dihindari. Suhu yang terlalu tinggi dapat berisiko merusak layar, baterai, maupun komponen internal perangkat. Biarkan HP mengering secara bertahap menggunakan aliran udara. Kesalahan saat proses pengeringan justru dapat menambah kerusakan pada ponsel.


Tunggu Sebelum Menyalakan HP


Setelah dikeringkan, jangan langsung mencoba menyalakan perangkat. Berikan waktu sekitar 24 hingga 48 jam agar kelembapan yang tersisa dapat berkurang. Setelah waktu tersebut, HP dapat dicoba dinyalakan kembali. Pastikan perangkat dan port pengisian daya sudah benar-benar kering sebelum menghubungkannya dengan charger.


Bawa ke Tempat Servis Jika Bermasalah


Jika HP tetap tidak menyala atau muncul gangguan setelah proses pengeringan, sebaiknya perangkat diperiksa di tempat servis tepercaya. Pemeriksaan teknisi diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan pada komponen internal. Penanganan sejak awal tetap penting dilakukan. Sebab, meski HP terlihat kembali normal, sisa kelembapan di dalam perangkat dapat menyebabkan masalah pada komponen di kemudian hari. (Titik Nurmalasari)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X