11 July 2026 20:05
Polda Nusa Tenggara Timur terus melakukan penyelidikan terkait kematian dokter yang diduga diintimidasi tiga oknum anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara. Selain memeriksa keluarga, polisi juga memeriksa kekasih Dokter Icha.
Dikutip dari program Primetime News Metro TV, Sabtu, 11 Juli 2026, keluarga Dokter Icha Pakenoni memenuhi undangan penyidik Polda NTT untuk diperiksa sebagai saksi terkait dugaan intimidasi oleh tiga oknum DPRD TTU yang menyebabkan Dokter Icha mengalami depresi. Tak hanya kedua orang tua, kekasih Dokter Icha juga ikut diperiksa di Direktorat PPA dan PPO di Polda NTT.
Sebelumnya terkait dengan proses hukum dugaan intimidasi oleh tiga oknum DPRD TTU ini, Polda NTT membentuk tim joint investigation antara Polres TTU, Polres Kupang, Direktorat Reskrimum, serta Direktorat PPA dan PPO Polda NTT.
Pasal yang digunakan terkait kasus ini adalah Pasal 530 KUHP dan polisi juga memastikan proses hukum berjalan dengan transparan dan berkomitmen untuk mengungkap kasus ini.
Kuasa hukum keluarga Dokter Icha, Viktor Manbait menyebut pemeriksaan orang tua dan kekasih Dokter Icha berlangsung sekitar empat jam. Keluarga berharap dengan dimulainya proses penyelidikan ini dapat terungkap dan menemui keadilan bagi keluarga.
"Tentunya setelah kita lapor dan pengambilan keterangan ini akan ditindaklanjuti oleh teman-teman penyidik untuk bisa segera diproses penegakan hukumnya atas intimidasi ini,” kata Viktor.