Madinah: Setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Makkah, ribuan jemaah haji Indonesia gelombang kedua kini mulai memadati kawasan Masjid Nabawi di Madinah. Salah satu tujuan utamanya adalah Raudhah, tempat yang disebut Rasulullah sebagai taman surga dan menjadi lokasi paling diburu untuk berdoa.
Sejak tiba di Madinah, jemaah haji Indonesia berbondong-bondong menuju Raudhah, area istimewa di dalam Masjid Nabawi yang terletak di antara makam Rasulullah dan mimbarnya.
Kawasan yang ditandai dengan tiang-tiang berwarna putih ini menjadi salah satu titik paling sakral di Masjid Nabawi. Meski memiliki luas yang terbatas, antusiasme jemaah untuk beribadah di Raudhah sangat tinggi.
"Masuk Raudhah secara kolektif dengan menggunakan Tasreh. Sehingga setiap kloter mempunyai hak jemaahnya untuk masuk Raudhah full satu kloter," ujar Kepala Sektor Khusus Nabawi, Muhammad Thoriq, dalam program
Metro Siang Metro TV, Sabtu, 13 Juni 2026.
Setiap hari ribuan jemaah Indonesia mengantri untuk mendapatkan kesempatan memasuki kawasan tersebut. Thoriq menyebutkan jumlah jemaah Indonesia yang masuk ke Raudhah dapat mencapai 8.000 orang dalam satu hari.
"Ini ada beberapa kloter yang hari ini ada kurang lebih 1.045 jemaah. Nanti kemudian jam 17.00 juga ada beberapa kloter yang akan masuk Raudhah. Kurang lebih sampai 8.000 jemaah," kata Thoriq
Untuk memudahkan akses jemaah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia kembali memberlakukan sistem pendaftaran kolektif melalui Tasreh atau izin masuk ke Raudhah.