Menkeu Beberkan Kesuksesan Sekolah Rakyat hingga CKG di Tengah Efisiensi Anggaran

8 October 2026 11:07

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka telah menjalankan pemerintahan dengan baik dan melakukan sejumlah perubahan yang berdampak langsung kepada masyarakat di tengah kondisi efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan oleh Suahasil dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

"Dua tahun terakhir ini SDM dan produktivitas kita bangun, infrastruktur kita perbaiki, institusi juga kita perbaiki, kebijakan ekonomi dan stabilitas terus kita upayakan," ujar Suahasil, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.

Suahasil mengatakan efisiensi bukanlah kebijakan asal potong anggaran, tetapi merupakan pijakan fundamental agar anggaran dapat dialihkan kepada program yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Sebenarnya terdapat pijakan fundamental di balik pemotongan anggaran tersebut. Fondasi untuk membuat APBN lebih berdampak kepada masyarakat, sehingga efisiensi tersebut bisa digunakan untuk program unggulan bagi rakyat," kata Suahasil.

Di balik efisiensi anggaran yang dilakukan, Suahasil menyebut pemerintah tetap memprioritaskan pendidikan bagi generasi muda Indonesia. Lewat program Sekolah Rakyat, dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran bertekad untuk memutus rantai kemiskinan.

"Sekolah Rakyat yang khusus dipakai untuk menjaring anak-anak kita yang berasal dari keluarga desil satu, desil dua yang ada di bawah, masuk ke dalam sekolah yang kemudian diberikan boarding, diberikan pendidikan karena kita ingin memutus rantai kemiskinan itu. Jangan ada generasi berikutnya yang harus terekspos kepada kemiskinan," ungkap Suahasil.

Cek Kesehatan Gratis Berjalan

Selain memprioritaskan pendidikan, dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran juga memprioritaskan kesehatan gratis untuk masyarakat. Suahasil menyebut di tengah efisiensi pada tahun lalu, pemerintah berhasil menyediakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk 70,3 juta masyarakat.

"Tahun lalu, sejak 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2025, sebanyak 70,3 juta masyarakat kita mendapatkan CKG.  Oleh karena kita tahu bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Tahu lebih awal itu lebih baik," kata Suahasil.

Selain pendidikan dan kesehatan, dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran juga membenahi institusi pemerintahan agar kinerjanya lebih maksimal. Pemerintah terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan instansi untuk memperkuat fondasi generasi unggul, 

"Dalam beberapa bulan terakhir kita bisa melihat di bawah kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru terjadi perbaikan-perbaikan mengenai pengelolaan, yang kemudian perbaikan-perbaikan ini diterima, dijalankan, dan menjadi bagian dari fondasi yang baik," ucap mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal itu. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X