Habiburokhman Minta Polri Kedepankan Dialog Merespons Penyampaian Aspirasi

8 October 2026 18:46

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai aparat harus mengubah pendekatan dalam merespons penyampaian aspirasi masyarakat. Menurutnya, pihak kepolisian harus lebih mengedepankan dialog dalam menangani penyampaian aspirasi.

Habiburokhman mengungkapkan, pola penegakan hukum dengan cara represif sudah tak relevan dalam merespons aksi penyampaian pendapat. Komunikasi yang baik antara aparat dan massa aksi dinilai bisa lebih efektif.

"Corak penegakan hukum kita ini dan merespons penyampaian pendapat menurut saya harus diubah karena bukan saatnya lagi membungkam dengan cara-cara represi," kata Habiburokhman dikutip dari tayangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita, Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.

Menurutnya, selain lebih efektif, pendekatan dialog dalam merespons penyampaian aspirasi masyarakat juga bisa meminimalisasi tindakan kekerasan. Baik dari sisi aparat, maupun dari massa yang menyampaikan pendapat.

"Jauh lebih baik dengan cara-cara kita mengedepankan dialog," ucap Habiburokhman.

Politikus Gerindra tersebut mengatakan sudah waktunya ada perubahan pola penegakan hukum dari Korps Bhayangkara.
 



Namun, beda cerita terhadap massa yang melakukan perusakan fasilitas umum. Menurut Habiburokhman, polisi tetap harus bertindak tegas pada kelompok yang dengan sengaja membuat kerusuhan.

"Kalau misalnya ada orang yang melakukan perusakan fasilitas umum ditindak ya, memang harus. Orang itu juga enggak ada kaitannya dengan penyampaian ini," ungkapnya.

Ia menegaskan, aksi perusakan fasilitas umum tidak bisa dibenarkan dan didiamkan. Langkah tegas kepolisian diperlukan guna meredam dampak kerusakan yang lebih luas.

"Saya support ya kepolisian bagi yang melakukan perusakan, itu harus ditindak," tegasnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X