Transisi Kepemimpinan dan Saling Serang Pasca-Khamenei

3 March 2026 11:22

Jakarta: Situasi di Timur Tengah telah mencapai titik didih paling ekstrem menyusul rangkaian peristiwa yang memuncak pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kronologi ketegangan terbaru antara AS-Israel dan Iran:


Kegagalan Perundingan Nuklir: Hingga akhir Februari 2026, negosiasi nuklir antara AS dan Iran yang dimediasi oleh Oman dilaporkan tidak mencapai kesepakatan konkret. Presiden AS, Donald Trump, memberikan tenggat waktu 10-15 hari bagi Iran untuk menyetujui persyaratan baru sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

Pengerahan Armada Tempur: Sebagai bentuk tekanan, AS mengerahkan aset militer besar-besaran ke Timur Tengah, termasuk pendaratan 12 jet tempur tambahan di Israel pada akhir Februari. Kapal induk AS juga dilaporkan bergerak mendekati kawasan Selat Hormuz sebagai unjuk kekuatan. Serangan Udara AS-Israel: Pada Sabtu, 28 Februari 2026, militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi serangan udara skala besar yang menargetkan fasilitas militer, instalasi nuklir, dan pusat pemerintahan di berbagai kota utama Iran, termasuk Teheran, Isfahan, dan Tabriz.

Kematian Ali Khamenei: Media pemerintah Iran (IRINN) mengonfirmasi pada Minggu, 1 Maret 2026, bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas akibat serangan udara tersebut yang menghantam kediamannya di pusat Teheran. Balasan Iran: Pasca kematian Khamenei, Iran meluncurkan gelombang serangan balasan berupa ratusan rudal balistik dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di Bahrain, Qatar, dan Erbil, Irak. Iran juga mengambil langkah drastis dengan menutup Selat Hormuz, yang memicu lonjakan harga minyak global hingga 10%. 

Sumber: Redaksi Metro TV

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)