Warga Iran Rayakan 'Kemenangan Awal' Usai Gencatan Senjata Berlaku

8 April 2026 22:01

Ketegangan di Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda deeskalasi setelah Iran dan Amerika Serikat (AS) resmi menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Warga di pusat kota Teheran tumpah ruah ke jalan-jalan untuk merayakan apa yang mereka sebut sebagai 'kemenangan awal'.

Gencatan senjata ini tercapai setelah Amerika Serikat menerima 10 syarat yang diajukan Iran dalam kerangka perdamaian sementara.

Sementara itu komunikasi dengan Warga Negara Indonesia (WNI) di Iran terus dijalin secara intensif. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengenai rencana evakuasi tahap ketiga,.

Meski situasi tampak tenang, KBRI di Teheran tetap menetapkan status kewaspadaan tingkat tinggi. Seluruh WNI diminta untuk menghindari pusat-pusat strategis seperti instalasi militer dan industri serta menjauhi keramaian publik.

Status waspada ini dipertahankan karena belum ada jaminan penuh bahwa gencatan senjata akan berlangsung lancar hingga akhir periode dua pekan tersebut.
 

Baca juga: 12 Negara Berhasil Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Indonesia?

Gencatan Senjata Berlaku, Iran Tetap Waspada

Pemerintah Iran menegaskan bahwa posisi mereka tetap tegas yakni agresor harus menghentikan serangan secara permanen dan Teheran tidak akan tinggal diam jika provokasi berlanjut. 

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan gencatan senjata bukan berarti berakhirnya perlawanan. Jika musuh melakukan kesalahan sekecil apa pun, militer Iran menyatakan siap menghadapinya dengan kekuatan penuh. 

Sementara itu sebuah proyektil yang ditembakkan oleh Iran terlihat dari atas langit Tel Aviv, Israel. Rudal-rudal tersebut berhasil dicegat, namun beberapa titik kota tersebut mengalami kerusakan berat. 

Iran menyatakan setiap serangan yang terjadi merupakan bagian dari respons saat eskalasi sebelumnya serta kemungkinan sisa operasi militer sebelum gencatan senjata berlaku.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)