Produsen Kue Keranjang Khas Imlek Banjir Pesanan

Mahmud Fauzi • 6 February 2026 10:30

Surabaya: Jelang perayaan Tahun Baru Imlek, permintaan kue keranjang di Surabaya, Jawa Timur mengalami kenaikan signifikan. Tak hanya sebagai bagian dari menjaga tradisi, lonjakan permintaan kue keranjang juga membawa berkah bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Seperti yang terlihat di dapur produksi kue keranjang di kawasan Kalidami, Surabaya, suda dipenuhi aktivitas sejak sepekan terakhir. Pesanan terus berdatangan, bahkan jumlahnya diperkirakan akan semakin meningkat mendekati perayan Imlek 17 Februari 2026 nanti.

Kue keranjang produksi rumahan ini tak hanya memenuhi kebutuhan warga Surabaya saja, tetapi juga dikirim ke berbagai daerah hingga luar pulau, seperti Kalimantan, Papua, Bali, hingga Manado.

Lonjakan pesanan ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Dalam sehari produksi kue keranjang bisa mencapai 150 hingga 300 kotak dengan beragam ukuran dan kemasan. Mulai dari kemasan isi satu, dua, empat, hingga sembilan, kue keranjang menjadi pilihan favorit pembeli.

Kue keranjang bisa bertahan hingga dua sampai tiga bulan di suhu ruang, dan lebih lama lagi jika disimpan di dalam kulkas.

Di momen perayaan Imlek, kue keranjang menjadi sajian wajib karena memiliki makna filosofis. Teksturnya yang lengket dimaknai sebagai simbol kebersamaa, keakraban, dan harapan agar hubungan keluarga terus terjalin erat. Dengan harga berkisar antara 10 ribu hingga 35 ribu per kotak, kue keranjang tak hanya menjadi bagian dari tradisi sembahyang, tetapi juga menjadi media berbagi kepada keluarga dan kerabat saat Tahun Baru Imlek.

Tradisi kue keranjang tak hanya menjaga nilai budaya tetap hidup, tetapi juga menjadi sumber berah bagi UMKM lokal, seiring semakin dekatnya perayaan Tahun Baru Imlek. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)