Prabowo akan Tambah Anggaran Mitigasi Bencana

8 September 2026 11:43

Presiden Prabowo Subianto menyebut alokasi anggaran untuk mitigasi dan penanganan bencana harus ditambah secara signifikan karena negara Indonesia berada di kawasan cincin api atau ring of fire. Hal tersebut disampaikan dalam rapat penanganan bencana yang digelar secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin 7 September 2026.

"Takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, the ring of fire. Jadi ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat. Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," ujar Prabowo, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV pada Selasa, 8 September 2026. 

Rapat tersebut difokuskan untuk mengevaluasi langkah-langkah darurat, penyaluran bantuan, serta percepatan pemulihan wilayah terdampak. Dalam rapat tersebut, Prabowo juga mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan bencana, sekaligus meminta setiap keterlambatan yang terjadi menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah agar dapat mengambil langkah antisipatif.
 


Sementara itu, merespon kenaikan anggaran untuk mitigasi bencana, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kenaikan anggaran dilakukan untuk mengurangi penderitaan rakyat Indonesia.

"Bencana treatment-nya beda. Itu bukan untuk foya-foya, untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita. Kita akan usahakan semaksimal mungkin. Jadi nggak usah khawatir untuk anggaran bencana," ujar Purbaya. 

Purbaya menekankan ketersediaan anggaran mencukupi untuk dialokasikan ke sektor kebencanaan. "Kita kan punya hampir satu triliun kan ya yang ready. Terus ditambah lagi nanti dengan kalau ada permintaan ya kita tambah, asal nggak ngarang-ngarang aja kebutuhannya," tegas Purbaya. 

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X