7 March 2026 02:20
Wilayah Kaukasus kini berada dalam bayang-bayang konflik terbuka setelah Azerbaijan menuduh Iran meluncurkan serangan drone yang menyasar fasilitas vital di wilayah Nakhchivan. Namun, pihak Teheran membantah keras tudingan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya provokasi pihak ketiga untuk merusak stabilitas kawasan.
Ledakan hebat dilaporkan terjadi di Bandara Internasional Nakhchivan akibat hantaman dua unit pesawat nirawak (drone). Berdasarkan rekaman video amatir, asap tebal tampak membumbung tinggi di atas bandara, menyebabkan kerusakan parah pada terminal serta landasan pacu.
Tak hanya fasilitas transportasi, serangan juga menyasar area pemukiman di Desa Shakarabad, di mana dua kawah besar ditemukan di dekat sebuah sekolah. Peristiwa ini mengakibatkan empat warga sipil mengalami luka-luka. Menanggapi situasi ini, pasukan keamanan dan kepolisian setempat segera disiagakan di lokasi kejadian.
Pemerintah Iran bereaksi cepat dengan menolak segala tuduhan yang dialamatkan kepada mereka. Pihak Teheran menyatakan bahwa tuduhan Azerbaijan terlalu dini dan tidak berdasar. Iran justru mensinyalir adanya aroma provokasi Zionis yang sengaja dirancang untuk mengalihkan opini publik serta merusak hubungan diplomatik Iran dengan negara-negara tetangganya.
| Baca juga: Dilema Negara Teluk di Pusaran Agresi AS-Israel ke Iran |