Israel Hancurkan Rumah Keluarga Tahanan Palestina di Nablus

29 October 2026 17:32

Israel menghancurkan rumah milik keluarga tahanan Palestina di Kota Tina, selatan Nablus, Tepi Barat Palestina pada Rabu, 28 Oktober 2026. Peristiwa tersebut turut berdampak pada tiga rumah di sekitarnya. 

Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis, 29 Oktober 2026, rumah tersebut dilaporkan milik keluarga Ibrahim Abdel Karim Dawoud, seorang tahanan Palestina. Menurut keluarga pemilik rumah, Israel telah memberitahu mereka empat  bulan sebelumnya bahwa rumah tersebut akan dihancurkan.

Penghancuran ini juga berdampak pada tiga rumah lain yang berada di sekitar lokasi. Meski kehilangan tempat tinggal, warga Palestina menegaskan akan tetap bertahan di tanah mereka.

Sementara itu, Komisi Penyelidikan Internasional Independen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa pasukan Israel telah menewaskan 1.080 warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak 7 Oktober 2023 hingga 30 September 2026.

Dalam pemaparan temuannya, Selasa, 27 Oktober 2026, anggota komisi PBB asal India, Srinivasan Muralidhar, mengaku telah mendokumentasikan ribuan korban jiwa dan luka-luka selama periode tersebut.

Data Muralidhar mencatat korban tewas mencakup sedikitnya 784 pria, 237 anak laki-laki, 22 perempuan, dan tujuh anak perempuan. Selain itu, sebanyak 10.009 warga Palestina dilaporkan terluka akibat tindakan pasukan Israel di wilayah pendudukan tersebut.

Komisi itu mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah lebih tegas terkait pendudukan dan aktivitas permukiman Israel. 

Komisi juga meminta seluruh negara tidak mengakui pendudukan maupun permukiman Israel sebagai tindakan yang sah, serta tidak memberikan bantuan politik, militer, atau ekonomi yang membantu mempertahankan keduanya.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X