Bupati Bolaang Mongondow Utara Terjaring OTT KPK

22 September 2026 14:30

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel dan memasang KPK Line di ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Dinas Pendidikan, dengan stiker bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK". Langkah penindakan dan penggeledahan ini dilakukan usai Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Jakarta.

Dalam operasi tertutup yang berlangsung di tiga wilayah, Jakarta, Gorontalo, dan Sulawesi Utara, tim KPK menangkap sedikitnya 14 orang. Rinciannya, lima orang diamankan di Jakarta termasuk Bupati Sirajudin Lasena, delapan orang ditangkap di wilayah Sulawesi Utara, dan satu orang ditangkap di Gorontalo.

"Kemudian delapan orang diamankan di wilayah Sulawesi Utara, di antaranya di Kabupaten Bolmut, dan satu lainnya diamankan di wilayah Gorontalo." kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa, 22 September 2026.



Penindakan ini merupakan bagian dari penyelidikan tertutup atas dugaan tindak pidana korupsi. Selain mengamankan para pihak terkait, tim penyidik turut menyita barang bukti berupa uang tunai rupiah, dengan nilai mencapai ratusan juta. 

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai dalam bentuk rupiah, dengan total senilai ratusan juta rupiah," tuturnya.

Kasus ini diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Bolaang Mongondow Utara.

"Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang berkaitan dengan proyek-proyek di Kabupaten tersebut." ucapnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X