7 May 2024 08:22
Pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Ciamis, Jawa Barat diduga mengalami depresi karena masalah ekonomi. Polisi mengatakan bahwa pelaku memiliki utang lebih dari Rp100 juta kepada perseorangan dan bank.
Polisi hingga kini masih kesulitan untuk memintai keterangan pelaku. Sebab, kondisi pelaku yang labil dan kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah.
Sebelumnya, seorang suami berinisial TR tega memutilasi istrinya berinisial YN di rumahnya sendiri di Dusun Sindanglaya, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jumat, 3 Mei 2024. Bahkan, potongan tubuh korban sempat dibawa berkeliling di kawasan rumahnya dan memberitahukan kepada warga bahwa daging tersebut milik korban.
Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Joko Prihatin mengatakan polisi belum dapat menyimpulkan alasan dan motif pelaku tega memutilasi korban.
"Berdasarkan keterangan para saksi, pelaku dan korban sempat cekcok beberapa hari ke belakang dan cekcok kembali terjadi Jumat pagi di jalan dekat rumah mereka. Kita belum bisa menyimpulkannya, yang jelas cekcok beberapa hari ini," katanya, Jumat, 3 Mei 2024.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di Dusun Sindangjaya. Korban sudah dibawa ke RSUD Ciamis untuk dilakukan autopsi.