Rupiah Menguat Tipis, Menkeu Pastikan Stabilitas Ekonomi Terjaga

27 April 2026 18:48

Jakarta: Nilai tukar rupiah di pasar luar negeri menguat tipis 0,06 persen di level Rp17.253 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 27 April 2026. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, nilai tukar rupiah masih tetap terkendali dan stabilitas sistem keuangan juga terjaga.

Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia menguat 0,81 persen ke level 99,32, seiring kenaikan harga minyak mentah dunia akibat mandeknya negosiasi antara AS dan Iran.

Meski demikian, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak menunjukkan pelemahan ekonomi domestik. Ia menambahkan, dibandingkan Malaysia dan Thailand, ekonomi Indonesia masih tergolong lebih kuat.
 

Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.211, Harapan Damai AS-Iran Redakan Tekanan Pasar Global

"Ini bukan tanda memburuknya ekonomi domestik. Di banding negara lain, kita masih kuat. Bahkan dibanding Malaysia, Thailand, dan lain, masih kuat. Cuma gerakan nilai tukarnya beda," ujar Purbaya, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Senin, 27 April 2026. 

Purbaya menyatakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah tidak terlepas dari kondisi global, ekspektasi pasar, serta noise terkait kondisi dalam negeri. Namun, ia menilai faktor ekspektasi tersebut bukan menjadi ranah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menurutnya, stabilisasi rupiah merupakan tanggung jawab Bank Indonesia (BI). Oleh karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada BI untuk melakukan langkah-langkah dalam menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)