7 September 2026 11:49
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Muaro Jambi masih terus berlangsung. Satuan Brimob Polda Jambi mengerahkan satu unit truk water cannon ke lokasi untuk memadamkan titik api dan melakukan pendinginan. Petugas gabungan terus berjibaku menyemprotkan air dan memastikan api sepenuhnya padam agar tidak memicu kebakaran susulan.
Dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia pada Senin, 7 September 2026, para petugas terus berupaya keras memadamkan api agar tidak meluas ke kawasan pemukiman, terlebih lokasi kebakaran sangat dekat dengan pondok pesantren Darul Arifin yang berada di Muaro Jambi.
Sementara itu, pemerintah terus berupaya untuk memastikan agar tidak api baru tidak muncul sehingga dapat dilakukan pendinginan agar nantinya kabut asap di Kabupatem Muaro Jambi dapat berkurang.
Sebelumnya, penanganan karhutla di Jambi mencakup enam kabupaten meliputi Batanghari, Tebo, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi.
“Wilayah penanganan mencakup enam kabupaten, yaitu Batanghari, Tebo, Sarolangun, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Muaro Jambi,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan dalam konferensi pers penanganan karhutla, Jumat, 4 September 2026.
Berton mengatakan terdapat 20 titik api di Jambi dengan luas lahan terbakar mencapai lebih dari 47 hektare. Dari total luas lahan terbakar tersebut, lebih dari 37 hektare telah berhasil dipadamkan.
"Satgas Darat dikerahkan 5.984 personel dan berhasil memadamkan 31 hektare," ungkap Berton.
(Lutfia Azzahra)