Kapolri Pastikan Tindak Tegas Aksi Premanisme, Warga Diminta Aktif Melapor

10 May 2025 14:03

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan akan menindak tegas aksi premanisme di seluruh wilayah Indonesia. Tindakan premanisme disebut mengganggu keamanan ketertiban masyarakat serta iklim investasi di Tanah Air. 

Kapolri menyebut sejumlah kasus menonjol dan viral di media sosial telah ditangkap oleh jajarannya. 

"Yang jelas Polri menindak tegas setiap tindakan premanisme. Kita sudah membentuk operasi, namanya operasi pekat kewilayahan dalam kurun waktu mulai dari tanggal 1 kemarin (Mei 2025) sudah ribuan kasus yang tangani," kata Kapolri di Jakarta, Jumat, 9 Mei 2025.

Mantan Kabareskrim Polri ini meminta warga yang merasa ada preman di lingkungan sekitarnya untuk segera melapor ke polisi. Ia mengaku telah membuka posko pengaduan dan akan merespons setiap laporan dari warga.

Listyo menyebut langkah ini sebagai tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan preman harus ditindak tegas.  

"Saya minta kepada masyarakat yang merasa di sekitarnya ada kegiatan preman segera lapor. Dan kita akan perintahkan saudara anggota untuk menindak lanjut dari apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden,"tegasnya.
 

Baca juga: Pidanakan dan Bubarkan Ormas yang Lakukan Premanisme

Sebelumnya, Kapolri telah menerbitkan Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025, yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia. Surat telegram itu berisi instruksi pelaksanaan Operasi Pekat Kewilayahan untuk memberantas aksi premanisme sejak 1 Mei 2025.

Anggota di kewilayahan diminta melakukan pendekatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen, preemtif, dan preventif. Sejumlah kejahatan yang menjadi fokus penindakan dalam operasi ini mencakup pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)