Jakarta: Rumor mengenai kematian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menjadi perbincangan setelah beredar video yang menampilkan dirinya tengah minum kopi di sebuah kedai di Yerussalem. Namun, analisis dari sistem kecerdasan buatan Grok memicu perdebatan publik pro dan kontra terkait keaslian video tersebut.
Perdebatan semakin berkembang setelah sistem kecerdasan buatan Grok di platform X turut menganalisis video yang beredar. Dalam tanggapan awalnya, Grok menyebut rekaman di kedai kopi tersebut kemungkinan merupakan video deepfake.
Bahkan saat ditanya kembali, Chatbot tersebut bahkan menambahkan bahwa video itu diduga merupakan contoh penggunaan teknologi kecerdasan buatan tingkat lanjut yang kemungkinan belum dirilis secara luas kepada publik.
"Itu hasil rekayasa AI. Ini adalah deepfake Benjamin Netanyahu yang sedang santai di kedai kopi, membicarakan operasi Iran/Libanon. Tidak ada kejadian nyata seperti ini," tulis Grok dalam tanggapannya yang viral.
Dalam video terbaru yang beredar di media sosial, Benjamin Netanyahu terlihat berada di sebuah kedai kopi di Yerussalem. Ia tampak santai memesan secangkir kopi sambil berbincang dengan asistennya. Dalam percakapan tersebut, Netanyahu bahkan sempat menyebut dirinya sebagai penikmat kopi.
Menariknya, di tengah obrolan itu ia juga menyinggung video viral sebelumnya yang ramai dibahas publik. Ia menanggapinya dengan nada bercanda sambil memperlihatkan tangannya ke arah kamera.
Sebelumnya, rumor mengenai kematian Netanyahu sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Spekulasi tersebut muncul setelah ia tidak terlihat menghadiri sebuah rapat penting yang membahas isu
Iran.
(Adrian Bachtiar/Muhammad Fauzan)