25 April 2026 18:07
Situasi keamanan di Lebanon kian mencekam menyusul peningkatan serangan militer zionis Israel di wilayah selatan. Meskipun kesepakatan penghentian serangan sempat dibahas, Israel melanggar gencatan senjata yang mengakibatkan lonjakan jumlah korban sipil.
Berdasarkan data terbaru hingga April 2026, jumlah warga yang gugur akibat agresi Israel di Lebanon kini mencapai 2.483 jiwa, sementara 7.707 orang lainnya mengalami luka-luka sejak 2 Maret 2026. Serangan terbesar dilaporkan terjadi di kota Kamaa dan sejumlah wilayah strategis di Lebanon Selatan.
Kekejaman serangan udara Israel juga menyasar Distrik Nabatieh, yang mengakibatkan tiga warga Lebanon tewas, di mana dua di antaranya adalah anak-anak. Selain itu, serangan artileri di kota Yater, distrik Bint Jbeil, telah menyebabkan puluhan warga sipil menderita luka-luka.
| Baca juga: Trump Tak Akan Buru-Buru Akhiri Perang dengan Iran, 78% Target Militer Diklaim Lumpuh |