9 September 2026 22:06
Sebagai penanganan preventif, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama anggota DPRD DKI Jakarta membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas di Jalan Latumenten, Grogol Petamburan. Aksi ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung guna memitigasi risiko paparan abu bagi pekerja lapangan dan pengguna jalan.
Mewakili pihak Pemkot dan DPRD DKI Jakarta, perwakilan penyelenggara menegaskan kewajiban pembagian masker tersebut di wilayah kecamatan.
"Kecamatan juga memang ada arahan dari Pak Gubernur ya. Hari ini mereka diwajibkan untuk membagikan masker kepada para pengguna jalan dan pejalan kaki. Nah kebetulan ya pas agendanya kita barengin aja lah gitu loh. Tentunya kegiatan ini kami lakukan semata-mata untuk perhatian kami dari pemerintah Provinsi Jakarta terhadap masyarakat Jakarta supaya bisa memitigasi dari paparan," ungkap Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth dalam tayangan Primetime News Metro TV, Rabu, 9 September 2026.
Kegiatan pembagian masker ini direspons positif oleh warga, terutama bagi para pekerja lapangan yang berisiko tinggi terpapar polusi abu vulkanik.
Sementara itu, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Tanggamus, Lampung, terus berdampak pada kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan setempat mencatat ratusan warga mengalami gangguan kesehatan berupa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, hingga iritasi kulit.
Hingga Selasa, 8 September 2026 sore, data Dinas Kesehatan Tanggamus mencatat sebanyak 467 pasien mengalami batuk dan ISPA, 117 pasien mengalami iritasi mata, serta 67 pasien menderita iritasi kulit akibat dampak paparan abu vulkanik. Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, Dr. Herry Novrizal, menegaskan bahwa pemantauan kesehatan warga, khususnya kelompok rentan, terus dilakukan dengan kesiapan pelayanan serta logistik kesehatan di lapangan.
Untuk menangani dampak abu vulkanik tersebut, Dinas Kesehatan Tanggamus mengaktifkan 26 Puskesmas, 176 posko kesehatan, serta mengerahkan 270 tenaga kesehatan lapangan. Selain itu, lebih dari 75.000 masker telah didistribusikan kepada masyarakat setempat.