Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Idulfitri, Pemkot Semarang Siap Gelar Pasar Murah Keliling

5 March 2026 13:31

Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bersama dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan tinjauan lapangan, untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga barang, kebutuhan pokok, dan penting lainnya (Bapokting) di sejumlah titik strategis. 

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Pemkot Semarang meninjau Pasar Peterongan, Superindo Sriwijaya, hingga Pasar Karangayu. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung dinamika harga di tingkat pedagang maupun retail, jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. 

Meski komoditas beras terpantau stabil, Agustina menyoroti adanya lonjakan signifikan pada komoditas hortikultura, khususnya cabai, serta fluktuasi pada harga telur. Tingginya permintaan masyarakat menjelang Lebaran diduga menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga cabai dan telur tersebut. 

“Harga beras masih normal, yang masih tinggi sekali itu cabai.” kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 5 Maret 2026.
 

Baca juga: Pemkot Semarang Ubah Sistem Musrenbang: Fondasi Baru Pembangunan yang Aman Secara Hukum


Agustina juga meminta Kepala Dinas Ketahanan Pangan untuk melakukan upaya yang diperlukan, guna intervensi penurunan harga cabai. 

“Ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan, saya minta melakukan hal yah mungkin perlu dilakukan untuk melakukan intervensi untuk menurunkan harga cabai.” ucapnya.

Pemkot Semarang menyadari bahwa tingginya harga di pasar tradisional dapat mempengaruhi daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Agustina menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk memperkuat intervensi melalui program pasar murah keliling, untuk memberikan alternatif belanja dengan harga yang lebih terjangkau bagi warga. 

“Nanti kita lakukan upaya-upaya untuk menekan semua harga ini. Ketahanan pangan pemerintah itu punya pasar murah keliling.” ungkapnya. 

Agustina menyebut, pasar murah keliling dilaksanakan dengan berbagai stakeholder yang ada di Kota Semarang. Tujuannya adalah untuk menekan lonjakan harga dan memberikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)