Pemerintah Kaji Skema Pendidikan Gratis di PTN

24 September 2026 14:33

Jakarta: Pemerintah masih menghitung skema pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri (PTN), termasuk pilihan penerapan untuk seluruh mahasiswa atau berdasarkan kelompok ekonomi masyarakat. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan besaran anggaran juga masih dihitung dan akan bergantung pada skema yang dipilih.

Brian mengatakan pemerintah telah melakukan rapat terbatas dan menghitung sejumlah komponen pendapatan PTN, mulai dari Uang Kuliah Tunggal (UKT), Iuran Pengembangan Institusi (IPI) jalur mandiri, hingga pendapatan lainnya.

“Seperti dikonfirmasikan oleh bapak Menko bahwa telah dilaksanakan ratas (rapat terbatas), jadi beberapa hitungan-hitungan sudah kita lakukan, beberapa analisa mulai dari pendapatan UKT yang ada saat ini, kemudian berapa IPI pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya,” kata Brian dalam tayangan Zona Bisnis Metro TV, Kamis 24 September 2026. 

Menurut Brian, pemerintah juga menghitung pendapatan pascasarjana yang selama ini dapat digunakan untuk menyubsidi program sarjana di sejumlah PTN. Hasil perhitungan tersebut kemudian akan disesuaikan dengan ruang fiskal yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Angka-angka yang tadi kita sudah hasilkan itu kita juga tentu akan mendiskusikan opsi-opsi yang ada pada kaitannya dengan ruang fiskal yang tersedia dari APBN kita,” ujarnya.

Salah satu skema yang dipertimbangkan pemerintah adalah penerapan secara bertahap, misalnya dimulai dari mahasiswa baru. Pemerintah juga mempertimbangkan pemberian program berdasarkan desil ekonomi masyarakat.

Terkait estimasi kebutuhan anggaran yang disebut dapat mencapai Rp170 triliun per tahun, Brian menyebut pemerintah masih melakukan penghitungan. Besaran anggaran akan sangat bergantung pada skema pendidikan gratis yang nantinya dipilih.

Brian mengatakan pemerintah ingin program tersebut dapat segera dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, tetapi pelaksanaannya tetap akan melalui sejumlah tahapan.

“Nah harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan, namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya tidak langsung,” kata Brian.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X