Antisipasi Dampak El Nino, BPPSDMP Kementan Pimpin Gerakan Tanam Serempak di 25 Kabupaten Sultra

1 August 2026 16:05

Konawe: Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian (BPPSDMP Kementan) kembali menggelar gerakan tanam serempak di 25 kabupaten, di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Gerakan tanam serempak dipimpin langsung oleh kepala BPPSDMP Idha Widi Arsant.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Kementan dalam mempercepat pemanfaatan lahan hasil program optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat agar segera berproduksi. Selain menambah luas tanam, program ini juga menargetkan peningkatan indeks pertanaman, sehingga lahan pertanian dapat dimanfaatkan lebih optimal dan hasil panen terus meningkat. 

Pemerintah menilai percepatan tanam menjadi salah satu strategi penting untuk menghadapi potensi dampak El Nino yang dapat menurunkan ketersediaan air dan mempengaruhi produktivitas pertanian. Oleh karena itu, proses tanam diupayakan berlangsung lebih cepat agar tanaman memasuki fase pertumbuhan sebelum musim kering mencapai puncak. 

"Tanam serempak ini sudah dilakukan kurang lebih 11 kali, dari kurang lebih 3 bulan yang lalu, di mana dengan adanya tanam serempak ini kita mendorong lahan-lahan pertanian yang sudah dikonstruksi," kata Idha, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu, 1 Agustus 2026.
 



Hingga kini, gerakan tanam serempak telah dilaksanakan di berbagai daerah dan mencakup puluhan ribu hektare lahan pertanian. Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Ferdinan, prinsip gerakan tanam serempak ini untuk menyasar lahan yang belum maksimal termanfaatkan.

"Paling prinsip ini adalah bagaimana potensi lahan yang belum dimanfaatkan itu bisa kita perluas lagi, sehingga target produksi yang direncanakan oleh pemerintah dan pemerintah provinsi ini bisa tercapai. Yang kedua adalah memastika risiko terhadap cuaca, dari awal memang kita sudah antisipasi, terutama terhadap penggunaan air," kata Ferdinan.



(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X