Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini

11 June 2026 12:19

Nilai tukar Rupiah di pasar luar negeri membuka perdagangan dengan penguatan terbatas sebesar 0,01 persen ke level Rp17.930 per dolar Amerika Serikat. Meski menguat tipis, pergerakan mata uang Garuda masih dibayangi ketidakpastian global yang memicu volatilitas pasar keuangan.

Dikutip dari program Zona Bisnis Metro TV, Kamis 11 Juni 2026, pergerakan Rupiah dipengaruhi memanasnya kembali ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi tersebut mencuat setelah AS melakukan serangan terhadap fasilitas pengolahan air bersih di Iran, yang kemudian mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia.

Kenaikan harga minyak menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar global, termasuk pergerakan mata uang di berbagai negara berkembang.


Dari kawasan Asia, tekanan juga terlihat pada nilai tukar Won Korea Selatan yang bergerak di tengah meningkatnya gejolak pasar saham. Kondisi ini dipicu perubahan sentimen investor terhadap sektor teknologi, khususnya saham-saham yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Euforia pasar terhadap produsen chip memori seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mulai berhadapan dengan kekhawatiran bahwa reli saham teknologi telah berlangsung terlalu tinggi dan berpotensi mengalami koreksi. Kondisi tersebut turut memengaruhi pergerakan pasar keuangan regional dan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pelaku pasar.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)