17 March 2026 14:38
Jakarta: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengajak sekutunya mengerahkan kapal perang untuk mengawal kapal tanker di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Di sisi lain, Iran menegaskan jalur tersebut tetap terbuka bagi pelayaran internasional, kecuali untuk kapal milik AS dan sekutunya.
Trump mengaku telah menghubungi tujuh negara untuk membantu membuka Selat Hormuz, namun ia tidak menyebut secara negara mana saja yang dihubungi. Hingga kini, belum ada negara yang menyatakan bergabung dalam koalisi tersebut.
"Saya belum bisa mengatakannya, masih terlalu awal. Mereka baru dihubungi hari ini dan tadi malam, tetapi kami sudah mendapat beberapa respons positif. Ada juga beberapa yang lebih memilih tidak terlibat," ujar Trump, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Selasa, 17 Maret 2026.
| Baca Juga: Siap Perang Panjang! Iran Bersumpah Bakal Balas Dendam ke AS-Israel |