Konflik Timur Tengah Memanas, Jemaah Umrah Pastikan Makkah dan Madinah Kondusif

4 March 2026 13:11

Jakarta: Konflik yang tengah memanas di Kawasan Timur Tengah mulai berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan di sejumlah bandara. Salah satunya penundaan keberangkatan jemaah umrah ke Arab Saudi. 

Berdasarkan laporan pengelola Bandara Soekarno Hatta, akumulasi pembatalan penerbangan dari 28 Februari hingga 3 Maret 2026 telah mencapai 60 jadwal penerbangan. Angka tersebut terdiri dari 28 jadwal keberangkatan dan 32 jadwal kedatangan.

Meski Kementerian Haji (Kemenhaj) telah memberikan imbauan untuk menunda keberangkatan, sebagian jemaah umrah tetap melakukan keberangkatan ke Tanah Suci. Salah satu jemaah umrah yang telah tiba di Tanah Air, Tuminah, menyebut penerbangan jemaah umrah tetap aman meski situasi tengah memanas. 

"Alhamdulillah yang penerbangan dari Indonesia aman saja dan lancar semua. Enggak ada delay dan transit," tutur Tuminah, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 4 Maret 2026.
 

Baca Juga: Biro Umrah di Jepara Terancam Rugi Miliaran Rupiah Imbas Konflik Timur Tengah

Sementara itu, salah satu jemaah umrah yang tiba di Jeddah, Mohamad Hildan Erriansyah, mengatakan, penerbangan jemaah umrah dari Indonesia ke Arab Saudi terpantau aman. Aktivitas di sekitar Masjidil Haram dan pusat kota masih berjalan dengan normal. 

"Kalau kondisi yang dirasakan selama di Madinah dan Makkah ini masih aman dan terkendali. Tidak ada tanda-tanda kepanikan di masyarakat maupun dari kalangan jemaah. Aktivitas di sekitar Masjidil Haram dan di pusat-pusat kota juga masih berjalan seperti biasa," tutur Mohamad. 

Pihak Biro Travel Umrah mengaku akan mengikuti perkembangan keamanan di Timur Tengah sambil menunggu arahan resmi dari pemerintah, agar keselamatan para jemaah tetap terjamin. 

"Untuk saat ini kita masih tetap terbang, tetapi (ke depannya) kita akan terus update perkembangannya. Misal kalau pun nanti ada travel warning, mau enggak mau kita akan berhenti," ucap Direktur Utama (Dirut) PT Nabila Inti Persada, Genta Imam Sanjaya. 


(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)