Babak Baru Gencatan Senjata AS-Iran (Diplomasi di Atas Bara)

10 April 2026 10:46

Jakarta: Kita akan langsung membedah titik balik sejarah baru di Timur Tengah pascaketegangan yang nyaris membawa dunia ke dalam konflik global. Amerika dan Iran akhirnya sepakat untuk menurunkan senjata mereka.

Kita akan melihat bagaimana kesepakatan ini akhirnya nanti bisa terjadi dan apa dampaknya bagi stabilitas dunia secara singkat, perang Amerika, Israel dan Iran sebelum masuk ke poin-poin kesepakatan perdamaian ini selama beberapa bulan terakhir. 


Perang AS-Israel melawan Iran


Perang dimulai sejak operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel melalui serangan udara besar-besaran ke Iran yang terjadi pada 28 Februari lalu dan kemudian ada serangan balasan oleh Iran dengan ribuan rudal-rudal balistiknya dan juga pesawat tak berawak ke kota-kota besar di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat yang ada di kawasan, hingga penutupan jalur logistik khususnya yang ada di Selat Hormuz yang ini otomatis melumpuhkan ekonomi global.

Ditambah lagi adanya perang proksi aktif di mana biasanya konflik perang proksi ini biasanya terjadi secara senyap namun beberapa bulan terakhir dalam konflik ini, perang terjadi secara terbuka dan langsung dan Hezbollah di Libanon, ada Houthi juga di Yemen ikut menyerang wilayah Israel dan ini juga menyeret aset-aset Amerika yang ada di kawasan dan tentu saja ini menjadikan perang bukan lagi sekedar konflik regional namun menjadi ancaman perang terbuka kita ke Selat. 


Tokoh kunci gencatan senjata


Selanjutnya bagaimana kita melihat gencatan senjata ini terjadi tak lain tak bukan terjadi tidak lahir dari ruang kosong tentu saja ada tangan-tangan dingin di balik layar. Dari Washington kita lihat ada Menlo Anthony Blinken menjadi motor utama diplomasi luar negeri Amerika dan dari Teheran, siapa lagi tidak kenal Menlu Abbas Saragaci yang kemudian mengambil langkah pragmatis untuk bisa menyelamatkan pada ekonomi domestik Iran.

Namun kunci utama dalam gencatan kecepatan senjata ini ada pada mediator utama antara Washington dan juga Teheran. Ini dua tokoh dari negara Pakistan, ada Perdana Menteri Sheikh Basharif dan juga Jenderal Azim Munir Panglima Angkatan Darat Pakistan. Kesepakatan ini sering disebut-sebut sebagai kesepakatan di detik-detik terakhir karena tercapainya kesepakatan ini di saat armada tempur masing-masing negara sudah siap dalam posisi serang. 

Namun kita lihat peran Pakistan dan juga China yang menggeser sedikit dominasi dari mediator tradisional seperti Qatar yang di awal April lalu sempat menyatakan kesulitan dalam menengahi konflik ini.


10 Kesepakatan gencatan senjata


Dari poin-poin yang terjadi dalam kesepakatan gencatan senjata ini kita akan mencoba membahas bahwa akhirnya kesepakatan tercapai di tengah ancaman perang terbuka yang nyaris membuka ekonomi global Amerika Serikat.

Berikut 10 poin kesepakatan gencatan senjata
  1. Gencatan senjata total selama 90 hari (dapat diperpanjang)
  2. Penarikan pasukan proksi dari perbatasan sensifit
  3. Pertukaran tahanan
  4. Pembukaan akses aset Iran yang dibekukan
  5. Jaminan keamanan navigasi di Selat Hormuz dan Laut Merah
  6. Moratorium nuklir
  7. Pembentukan saluran komunikasi militer langsung untuk mencegah misk-kalkulasi
  8. Bantuan kemanusiaan Gaza/Lebanon
  9. Pengawasan internasional oleh tim pemantau netral untuk verifikasi lapangan
  10. Komitmen dialog lanjutan dalam 6 bulan.

Sumber: Tim Redaksi Metro TV

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)