Kadin Bandung Berkomitmen Cetak 10 Ribu Wirausaha Baru

16 October 2026 12:58

Bandung: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), investasi, dan penciptaan lapangan kerja. Komitmen tersebut dibarengi dengan target Kadin untuk mencetak 10 ribu wirausaha pemula baru.

Komitmen tersebut dirumuskan oleh Kadin Kabupaten Bandung dalam Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) Kadin Kabupaten Bandung di Soreang, Jawa Barat (Jabar). Sejalan dengan arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) untuk bisa mendukung ekonomi kerakyatan.

"Sesuai dengan arahan pak gubernur, saya menyampaikan ke Kadin Kabupaten Bandung bahwa kita ke depan harus bisa mendukung ekonomi kerakyatan dan juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor UMKM," ujar Ketua Umum Kadin Jabar, Almer Faiq Rusydi, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026. 

Almer menyebut Kadin Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk menekan angka pengangguran, sekaligus memperluas kesempatan kerja di sektor formal.  Selain komitmen untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, Kadin Kabupaten Bandung juga memanfaatkan event untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. MIsalnya, konser musik untuk membantu pelaku UMKM memasarkan produk mereka.


Memanfaatkan AI


Di tempat terpisah, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang kini mulai merambah dunia usaha dan pasar kerja global. Ia menekankan para pelaku usaha di Indonesia wajib mengembangkan diri dan mengikuti perkembangan zaman, serta tidak sekadar menjadi penonton atau konsumen pasif.

Anindya menjelaskan adaptasi AI dalam organisasi harus dimulai dari kemauan para pemimpin dan pekerja untuk memahami serta membuat agen cerdas (AI agents) secara mandiri. Agen cerdas ini berfungsi layaknya asisten pribadi baru yang dirancang untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas harian sekaligus mendongkrak produktivitas.
 
"Nah, ditambah lagi, sekarang masuk ke dunia usaha dan dunia kerja di era AI," ujar Anindya dalam forum ITC Leadership Conclave 2026 di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.

Anindya menjelaskan proses pembuatan agen cerdas tidak dapat diserahkan begitu saja kepada pihak lain, melainkan harus dipelajari dan dipraktikkan secara mandiri oleh setiap pimpinan maupun pekerja.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X