Israel Terus Bombardir Lebanon Selatan

12 May 2026 22:04

Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas usai jet tempur zionis Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Kota Jarjouaa, Lebanon Selatan

Dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Selasa 12 Mei 2026, rudal-rudal Israel menghantam Jarjouaa dalam dua gelombang serangan. Laporan lapangan mengonfirmasi satu rumah warga hancur lebur, sementara puluhan bangunan lainnya di sekitarnya mengalami kerusakan parah.

Sebelum melancarkan agresi, pihak zionis sempat mengeluarkan ancaman terhadap warga di beberapa titik, termasuk Deir Ez Zahrani, Zahrani, Jarjouaa, dan Jezzine. Pihak militer Israel mengklaim serangan tersebut dilakukan sebagai respons atas tuduhan adanya pelanggaran gencatan senjata di wilayah-wilayah tersebut.

Selain serangan fisik, tentara rezim zionis juga mulai menerapkan strategi pendudukan serupa dengan yang dilakukan di Jalur Gaza, Palestina. Mereka memasang garis kuning di Lebanon Selatan guna mencegah penduduk sipil kembali ke rumah-rumah mereka yang telah dikuasai.



Langkah ini dinilai sebagai upaya sistematis untuk memperluas wilayah jajahan secara permanen. Ambisi rezim zionis dilaporkan mencakup pendudukan wilayah Lebanon Selatan mulai dari perbatasan hingga Sungai Litani, yang mencakup sekitar 10 persen dari total luas daratan Lebanon.

Lebih mengkhawatirkan, narasi perluasan wilayah ini disebut-sebut tidak hanya berhenti di Lebanon, tapi juga memiliki visi ekspansi yang lebih luas ke wilayah Timur Tengah lainnya, termasuk narasi klaim wilayah hingga ke Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)