Sukabumi: Tragedi memilukan menimpa seorang anak laki-laki di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Anak tersebut meninggal dunia dengan tubuh penuh luka bakar, diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh ibu tirinya.
Korban berinisial NS sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jabar. Ketika dilarikan ke rumah sakit tubuh korban dipenuhi luka bakar diduga merupakan bekas siraman air panas.
Ayahnya, Anwar Satibi, bersama anggota keluarga lainnya yang turut mendampingi korban sempat emosi dan meluapkan kemarahan kepada istri barunya di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pasalnya, luka bakar yang terdapat di sekujur tubuh putra kesayangan mereka diduga akibat penganiayaan oleh sang istri.
Setelah sempat menjalani perawatan medis, nyawa NS tidak dapat diselamatkan. Bocah yang bercita-cita menjadi kiai itu menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 19 Februari 2026.
Tangis ayah korban pecah saat jenazah NS keluar dari ruangan RSUD Jampang Kulon untuk dimakamkan di kampung halamannya. Ia mengaku tak menyangka putra kesayangannya meninggal dalam kondisi tubuh penuh luka bakar, padahal sebelum ia berangkat bekerja NS tampak sehat dan ceria.
"Awal ketahuannya pas saya mau berangkat ke Sukabumi belum terjadi apa-apa maksudnya kulitnya belum hancur. Terus istri saya telfon "Yah, pulang, si Raja sakit panas". Ketika saya pulang kondisi anak saya jauh berbeda dari sebelumnya dan memang dulu juga pernah terjadi
penganiayaan," jelas Anwar, dikutip dari
Metro Pagi Primetime, Metro TV, Minggu, 22 Februari 2026.
Sang ayah kemudian memutuskan untuk melakukan autopsi terhadap jasad korban guna memastikan kebenaran dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh istri barunya.
"Maunya diautopsi itu kemauan saya sebagai ayahnya. Kecurigaan ada (kepada istri baru), tapi kita tidak bisa menuduh. Makanya saya mau melakukan autopsi biar jelas nanti hasilnya seperti apa," tegas Anwar.
Jenazah NS telah dimakamkan di rumah duka neneknya yang berada di Kecamatan Surade,
Kabupaten Sukabumi, Jabar. Sementara itu, kasus ini kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi bersama Unit Reserse Kriminal (Unit Reskrim) Jampang Kulon.
(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)