Aceh: Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan Polri dalam penanganan bencana alam di Aceh. Menembus medan sulit hingga pelosok, mereka memastikan pendataan korban dan penyaluran bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran.
Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak Polri dalam penanganan bencana alam di Aceh. Bertugas langsung di desa dan gampong, mereka menjadi penghubung utama antara warga terdampak dan posko penanganan bencana.
Bantu percepatan dan pemulihan pascabencana
Tak hanya membantu koordinasi dan pendataan, Bhabinkamtibmas juga turut membantu berbagai upaya percepatan dan pemulihan pasca bencana. Seperti percepatan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak bencana.
Untuk menjangkau wilayah terpencil dan terisolasi, Bhabinkamtibmas menggunakan sepeda motor trail. Cara ini memungkinkan bantuan logistik tetap tersalurkan meski akses jalan rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Selain menyalurkan sembako, Bhabinkamtibmas juga membantu penyediaan air bersih. Di antaranya mendukung pembuatan sumur bor dan sarana pendukung bagi warga terdampak.
Bersama masyarakat, mereka turut membersihkan fasilitas umum dan permukiman warga dari lumpur sisa banjir, sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.
Polri memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan terkoordinasi. Mulai dari pendataan korban, pengamanan wilayah, hingga distribusi bantuan logistik.
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Aceh, Kombes Pol Donny Siswoyo, menyebut peran Bhabinkamtibmas sangat strategis. Mereka mendata warga terdampak, memantau kondisi keamanan, serta memastikan bantuan yang disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Polda Aceh memastikan peran Bhabinkamtibmas akan terus diperkuat sebagai garda terdepan pelayanan dan perlindungan masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana alam. (Metro Tv/Fahmi Reza)