BNPB Desak Daerah Percepat Pembangunan Huntara bagi Korban Banjir Sumbar

8 January 2026 21:47

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendesak percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Sumatra Barat. Langkah ini merupakan upaya prioritas penanganan pascabencana demi memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga.

?Sekretaris Utama BNPB, Rustian, menyatakan bahwa dari 13 kabupaten dan kota yang terdampak langsung bencana hidrometeorologi pada November tahun lalu, seluruhnya kini telah memasuki tahap transisi darurat. Terakhir, Kabupaten Agam mencabut masa tanggap darurat pada 5 Januari lalu.

?"Dari 13 daerah terdampak, terdapat enam kabupaten/kota yang mengajukan permintaan pembangunan Huntara, yakni Kabupaten Lima Puluhkota, Tanah Datar, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Kota Padang," ujar Rustian.
 

Baca juga:
58 Ribu Bangunan di Aceh Tamiang Rusak Terdampak Bencana 

?Terkait progres pembangunan tahap pertama, Rustian mengungkapkan bahwa Huntara di Kabupaten Agam sudah hampir 90 persen rampung. Namun, progres di daerah lainnya rata-rata baru mencapai 50 persen. Kendala utama yang dihadapi adalah faktor cuaca serta lokasi pembangunan yang jauh, sehingga menyulitkan akses distribusi bahan bangunan.

?Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lima Puluhkota dan Tanah Datar, Rustian meminta kepala daerah memberikan perhatian serius agar pembangunan ini segera tuntas. BNPB menargetkan seluruh pengungsi di Sumatra Barat sudah dapat menempati Huntara sebelum memasuki bulan Ramadan pada Februari mendatang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)