Komjen Suyudi Ingin Polri Dipercaya Masyarakat

1 October 2026 11:13

Komisi III DPR RI menggelar agenda fit and proper test terhadap calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) pada Kamis, 1 Oktober 2026. Calon tunggal yang diusulkan oleh pemerintah dalam uji kelayakan ini adalah Komjen Pol Suyudi Ario Seto, yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dalam pemaparan visi dan misinya, Komjen Suyudi menekankan bahwa kepemimpinan di institusi Polri bukanlah ajang untuk mengejar puncak karier, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab besar. Ia menyoroti pentingnya kinerja kepolisian yang langsung dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar bertumpu pada slogan maupun inovasi aplikasi semata.

"Bagi saya, jabatan Kapolri bukanlah puncak karier. Jabatan Kapolri adalah puncak tanggung jawab. Saya ingin keberhasilan Polri kelak dinilai bukan dari banyaknya slogan, aplikasi, operasi, rapat, atau publikasi, tetapi dari hal yang benar-benar dirasakan masyarakat," tegas Suyudi di hadapan anggota dewan, dikutip dari Breaking News, Metro TV, Kamis 1 Oktober 2026. 
 



Lebih lanjut, Suyudi menjabarkan sejumlah target konkret jika dirinya dipercaya memimpin Korps Bhayangkara. Ia berharap masyarakat merasa lebih aman, proses pelaporan lebih mudah, pertolongan datang lebih cepat, hukum diterapkan secara adil, dan penanganan kasus dapat dikoreksi tanpa harus menunggu viral di media sosial.

"Cita-cita saya sederhana. Ketika seorang anak melihat polisi, dia merasa aman bukan takut. Ketika korban datang ke kantor polisi, ia menemukan pertolongan bukan kerumitan. Ketika masyarakat menyampaikan kritik, polisi mampu mendengar tanpa kehilangan kewibawaan," ungkap Suyudi.

Suyudi juga menegaskan komitmennya untuk mewujudkan postur kepolisian yang hadir dan berani mengambil garis terdepan saat kejahatan mengancam keamanan negara dan masyarakat. Ia meyakini bahwa institusi Polri yang kuat dan berwibawa harus dibangun di atas dasar kepercayaan publik, bukan karena rasa takut atau pengambilan jarak dengan rakyat.

"Polri yang kuat bukan karena ditakuti, melainkan karena dipercaya. Polri yang berwibawa bukan karena menjaga jarak, melainkan karena hadir bersama rakyat ketika negara membutuhkan. Karena bagi saya, menjadi polisi adalah kehormatan, memimpin Polri adalah amanah, dan mengabdi bersama masyarakat adalah tujuan," pungkasnya.

Komisi III DPR menggelar uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri. Calon yang diusulkan yaitu Komjen Suyudi Ario Seto yang saat ini menjabat sebagai Kepala BNN.

"Yang terhormat calon Kapolri Komjen Pol Suyudi Ario Seto," kata Ketua Komisi III DPR Habiburokhman saat membuka uji kepatutan dan kelayakan dikutip dari Metro TV, Kamis, 1 Oktober 2026.

Habiburokhman menjelaskan, Komisi III DPR menerima Surat Presiden (Surpres) Nomor R-57/Pres/09/2026 tanggal 30 September 2026. Surpres tersebut perihal usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X