PM Takaichi: Jepang akan Segera Lepaskan Cadangan Minyak

12 March 2026 15:13

Tokyo: Pemerintah Jepang mengumumkan akan melepas minyak dari cadangan swasta dan negara untuk meringankan pasar energi. Keputusan ini diambil menyikapi semakin meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

"Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk merilis cadangan minyaknya sejak 16 Maret untuk meringankan pasokan dan permintaan di pasar energi global," kata Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi, dalam program Breaking News Metro TV, Kamis, 12 Maret 2026. 

Pertama, Jepang akan melepaskan cadangan swasta untuk 15 hari. Kemudian melepaskan cadangan nasional untuk satu bulan guna memasok kilang-kilang di Jepang sesegera mungkin.

"Selain itu, kami akan memanfaatkan sebaik mungkin pasokan darurat yang dikelola bersama dengan negara-negara penghasil minyak," kata Takaichi.
 



Takaichi menegaskan, pemerintah Jepang mengambil keputusan itu tanpa menunggu keputusan resmi Badan Energi Internasional untuk merilis cadangan minyak di seluruh dunia. Di tengah konflik Timur Tengah yang semakin meningkat, tidak ada situasi yang dapat mudah diprediksi. 

Konflik Timur Tengah yang semakin memanas juga membuat Selat Hormuz ditutup. Pasokan minyak ke Jepang diprediksi dapat berkurang signifikan pada akhir Maret 2026.

Sementara Jepang sangat bergantung pada bahan bakar fosil Timur Tengah yang menerima sekitar 95 persen impor minyak mentah dan 11 persen impor gas alam cair.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)