PDI Perjuangan (PDIP) menonaktifkan sementara anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Veronika Lake, setelah namanya terseret dalam dugaan intimidasi terhadap Dokter Elisa Princilla Utami Pakai Noni atau Dokter Icha. Dokter Icha diduga bunuh diri akibat menerima intimidasi oleh tiga oknum anggota DPRD TTU.
Keputusan penonaktifan disampaikan DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTU sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam menyikapi dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha. Selama proses pemeriksaan berlangsung, Veronika Lake dinonaktifkan dari seluruh aktivitas kepartaian dan diminta tidak menjalankan kegiatan politik yang berkaitan dengan partai.
PDIP menegaskan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, namun mendukung penuh proses
hukum dan pemeriksaan hingga seluruh fakta dalam perkara tersebut terungkap.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI,
Puan Maharani, meminta agar dugaan intimidasi tersebut diusut hingga tuntas. Puan menegaskan dugaan perundungan atau intimidasi tidak boleh terulang kembali.
"Kalau memang terjadi perundungan, jangan sampai terulang lagi. Itu harus diselidiki, kemudian kasus hukumnya harus dituntaskan sampai sejelas-jelasnya," ujar Puan dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis 2 Juli 2026.
Saat ditanya mengenai kemungkinan sanksi dari partai, Puan mengatakan setiap partai memiliki mekanisme internal dalam menangani anggotanya yang terlibat persoalan hukum. Namun, menurutnya, yang paling utama adalah memastikan proses penyelidikan dan penegakan hukum berjalan hingga selesai.
Sebelumnya, Veronika Lake membantah telah melakukan intimidasi terhadap Dokter Icha. Ia menyatakan akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami dugaan intimidasi yang diduga berkaitan dengan meninggalnya Dokter Icha.