Stok Melimpah, Harga Bawang dan Sayur di Banda Aceh Turun Drastis

Metro TV • 27 July 2026 12:42

Banda Aceh: Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Al-Mahirah, Kota Banda Aceh, terpantau relatif stabil pada pekan ini. Meski demikian, beberapa komoditas mengalami fluktuasi harga, di antaranya cabai rawit yang melonjak cukup signifikan akibat berkurangnya pasokan, sementara bawang merah dan sejumlah sayuran justru mengalami penurunan karena stok melimpah.

Pedagang di Pasar Al-Mahirah, Zainuddin, mengatakan mayoritas harga sayur-mayur mulai mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Namun, kondisi berbeda terjadi pada cabai merah, cabai rawit, dan tomat yang mengalami kenaikan harga.

"Minggu ini sudah mulai turun banyak barang. Sayur banyak yang turun, cuma cabai sama tomat yang naik," ujar Zainuddin.

Ia menjelaskan harga cabai merah naik tipis dari sekitar Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit mengalami kenaikan lebih tinggi, dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram. Menurut Zainuddin, kenaikan harga cabai dipicu oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi.

"Penyebabnya salah satunya pasokan mulai berkurang," kata Zainuddin.
 

 

Bawang dan Sayuran Turun Drastis

Di sisi lain, harga bawang merah dan berbagai jenis sayuran mengalami penurunan cukup signifikan. Kondisi tersebut dipengaruhi melimpahnya pasokan di pasar. Zainuddin menyebut harga bawang merah kemasan turun dari Rp25 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram. Sementara bawang merah lokal turun dari Rp45 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.

"Bawang turun banyak sekarang. Salah satunya karena barang banyak, pasokan banyak," ujar Zainuddin.

Penurunan harga juga terjadi pada komoditas sayuran, salah satunya terong yang kini dijual Rp4 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya berkisar Rp7 ribu hingga Rp8 ribu per kilogram.

"Terong dari harga Rp7.000-Rp8.000, sekarang Rp4.000," kata Zainuddin.

Telur dan Beras Naik Tipis

Berbeda dengan sayuran, sejumlah kebutuhan pokok seperti telur dan beras mengalami kenaikan harga. Telur ayam kini dijual antara Rp45 ribu hingga Rp48 ribu per papan isi 30 butir, naik dari sebelumnya sekitar Rp42 ribu.

Sementara itu, harga beras medium ukuran 15 kilogram naik dari Rp220 ribu menjadi Rp230 ribu per karung.

"Telur naik, beras naik, minyak stabil," ujar Zainuddin.

Untuk komoditas lain seperti gula pasir dan minyak goreng, harga masih relatif stabil. Gula pasir dijual sekitar Rp20 ribu per kilogram, sedangkan Minyakita dan minyak goreng kemasan lainnya belum mengalami perubahan harga yang berarti.

Secara keseluruhan, kondisi harga pangan di Pasar Al-Mahirah masih terkendali. Melimpahnya pasokan sejumlah komoditas hortikultura turut membantu menjaga stabilitas harga di tengah kenaikan beberapa bahan pangan utama.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X