2 September 2026 20:01
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan terus diupayakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan terus melakukan upaya pemadaman di beberapa wilayah terdampak.
Di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), misalnya. Sebanyak 14.563 satuan tugas (satgas) darat dikerahkan dan berhasil memadamkan karhutla seluas 129 ribu hektare.
Sementara itu, melalui operasi pemadaman via udara, sebanyak empat unit helikopter dikerahkan mengangkut sebanyak 408 ribu liter air. Upaya itu berhasil memadamkan karhutla seluas enam hektare di tiga lokasi yang berada, yakni kabupaten Mempawah, Ketapang, dan Kubu Raya.
Langkah selanjutnya dengan metode operasi modifikasi cuaca (OMC). "OMC dilakukan di mana satu unit armada kita menyemaikan 800 kilogram garam dengan waktu operasi sebesar 1 jam 35 menit," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi BNPB Berton Panjaitan, dikutip dari tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 2 September 2026.
Namun, Berton menyatakan hasil penyemaian ini kurang maksimal karena minimnya sebaran bibit awan di udara, sehingga tidak ada hujan yang terjadi.
Sementara di Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), tercatat sebanyak 50 titik api aktif dengan luas wilayah terbakar sekitar 77 hektare sejak 1 September 2026. Sejauh ini, 48 hektare karhutla telah berhasil dipadamkan.